test

Better experience in portrait mode.
Nakayama Festa di Takarazuka Kinen 2010

Nakayama Festa Tutup Usia di Umur 20 Tahun: Sang Kuda 'Kuda Hitam' Pemenang Takarazuka Kinen yang Hampir Menaklukkan Prix de l’Arc de Triomphe

SARGA.CO – Nakayama Festa, pemenang Takarazuka Kinen 2010 sekaligus runner-up Prix de l’Arc de Triomphe, telah tutup usia pada Minggu, 23 Agustus 2026, di Urakawa Yushun Village AERU. Kuda jantan itu menghembuskan napas terakhir di usia 20 tahun.

Putra dari pejantan legendaris Stay Gold ini diketahui telah mengalami penurunan kondisi kesehatan sejak awal Agustus. Pihak AERU sempat melaporkan pada 20 Agustus bahwa Nakayama Festa sedang mendapatkan perawatan medis veteriner, dan jadwal penggembalaannya diatur secara ketat untuk meminimalisasi stres. Namun, meskipun berbagai penanganan medis telah dilakukan, kondisinya terus melemah hingga tidak mampu lagi berdiri. Ia akhirnya menghembuskan napas terakhir pada pukul 12:54 siang WIB, Minggu kemarin. 

Kepergiannya menandai akhir perjalanan dari seekor kuda pacu berkarakter penuh spekulasi, yang perjalanan karirnya dihiasi oleh kemenangan-kemenangan tak terduga serta salah satu momen "hampir juara" paling ikonik dalam sejarah pacuan kuda Jepang.

Kuda Non-Unggulan yang Mengejutkan Takarazuka Kinen

Lahir pada 5 April 2006 di Arai Farm, Nakayama Festa merupakan keturunan generasi keempat dari Stay Gold—seekor kuda pacu legendaris yang juga terkenal dengan karakteristik uniknya. Karier balap Nakayama Festa dimulai pada November 2008, di mana ia berhasil memenangi laga debutnya di Tokyo sebelum tampil pada ajang bereputasi Tokyo Sports Hai Nisai Stakes. Datang sebagai kuda favorit kesembilan, ia secara mengejutkan mencetak kemenangan dramatis atas favorit utama saat itu, Break Run Out.

Memasuki musim balap usia tiga tahun, perjalanannya tidak selalu mulus. Ia finis di posisi kedua pada Keisei Hai, posisi kedelapan pada Satsuki Sho, dan posisi keempat pada Japanese Derby, sebelum akhirnya kembali menembus podium juara di ajang St Lite Kinen.

Namun, barulah pada tahun 2010 Nakayama Festa bertransformasi dari kuda berbakat namun bertemperamen tinggi menjadi sorotan utama publik nasional. Ia memasuki ajang Takarazuka Kinen hanya sebagai favorit kedelapan, bersaing melawan nama-nama besar seperti sang juara bertahan Dream Journey, Buena Vista, Seiun Wonder, dan Logi Universe. Menerobos segala prediksi, ia melesat kencang melewati para rivalnya untuk mengunci kemenangan ajang Grade 1 (G1) tersebut.

Pasca-balapan, joki Yoshitomi Shibata mengungkapkan kebanggaannya: “Dia adalah kuda yang sangat kuat. Saya awalnya hanya berharap dia berlari secara serius, tetapi hari ini dia benar-benar mengeluarkan 100% kemampuannya,” ujarnya sebagaimana dikutip oleh Radio Nikkei.

Takarazuka Kine (G1) 2010 dan Kejutan dari Nakayama Festa

Dari Takarazuka ke Paris untuk Mendiang Pemilik

Kemenangan di Takarazuka Kinen membuka jalan bagi Nakayama Festa menuju Prancis untuk menghadapi tantangan terbesar dalam kariernya: Prix de l’Arc de Triomphe, sebuah kejuaraan bergengsi Eropa yang belum pernah dimenangi oleh kuda asal Jepang. Perjalanan ke Paris ini juga membawa misi emosional, karena digagas khusus untuk mengenang mendiang pemiliknya, Nobuko Izumi, yang semasa hidupnya sangat mencintai seni teater Takarazuka Revue dan Kota Paris.

Setelah meraih posisi kedua pada laga pemanasan Prix Foy, Nakayama Festa berlaga di Sirkuit Longchamp pada 3 Oktober 2010 sebagai kuda favorit ke-10. Meskipun tidak diunggulkan, ia hampir saja mencetak sejarah mustahil sebelum akhirnya harus puas finis di posisi kedua, hanya kalah selisih tipis, neck dari kuda juara, Workforce.

Hasil runner-up tersebut tetap tercatat sebagai salah satu penampilan paling legendaris oleh kuda Jepang di panggung Arc, sekaligus menjadi pencapaian terdekat Jepang dalam merengkuh trofi balapan paling bergengsi di Eropa tersebut selama bertahun-tahun.

'. $feedValue['alt_title'] .'

Masa Pensiun dan Julukan “Kiwi-kun”

Kembali ke ruma untuk ajang Japan Cup di tahun yang sama, Nakayama Festa finis di urutan ke-14 setelah sempat menjadi favorit kedua. Cedera bahu dan lutut kemudian memaksa dirinya absen dari Arima Kinen. Kendati demikian, performa impresifnya sepanjang musim 2010 mengantarkannya meraih penghargaan bergengsi JRA Award for Best Older Male Horse.

Ia kembali berlaga di Prancis pada tahun 2011, finis di posisi keempat pada Prix Foy sebelum mencoba peruntungannya kembali di ajang Arc, di mana ia finis di urutan ke-11. Tak lama setelah itu, ia resmi dipensiunkan dengan rekor 5 kemenangan dari 15 kali start dan 1 gelar juara G1.

Usai pensiun dari lintasan, Nakayama Festa memulai tugas sebagai pejantan di Breeders Stallion Station, di mana ia sempat berbagi kandang dengan sang ayah, Stay Gold. Keturunannya mencatatkan keberhasilan yang terbilang baik, salah satunya sang putra, Babbitt, yang mengikuti jejaknya dengan memenangi St Lite Kinen pada tahun 2020.

Pada tahun 2019, ia dipindahkan ke Arrow Stud sebelum akhirnya resmi pensiun sepenuhnya dari tugas pejantan pada tahun 2023. Ia kemudian menghabiskan hari-hari tuanya di Urakawa Yushun Village AERU. Di fasilitas penangkaran ini, karakternya dilaporkan berubah menjadi sangat tenang dan manja seperti anak kecil yang suka mencari perhatian.

Jauh dari atmosfer tekanan tinggi Longchamp, ia menikmati masa pensiunnya dengan gemar memakan bunga dandelion. Para staf sering menghiasinya dengan karangan bunga dan menyapanya dengan julukan hangat “Kiwi-kun”, lantaran bulu lebat musim dinginnya yang menyerupai kulit buah kiwi yang berbulu halus.

Warisan Semangat Stay Gold

Karier Nakayama Festa memang sulit dipisahkan dari bayang-bayang sang ayah. Stay Gold sendiri terkenal dengan dobrakan internasionalnya di akhir karier, saat menjuarai G1 Hong Kong Vase 2001 pada usia tujuh tahun. Keturunan-keturunannya berulang kali membuktikan kemampuan luar biasa untuk meledak justru di saat ekspektasi publik berada di titik terendah—sebuah tradisi yang dijalankan dengan sempurna oleh Nakayama Festa.

Di masa pensiunnya, karakter temperamental yang dulu mereka miliki di lintasan melunak, menjadikan mereka sosok kuda yang sangat dicintai oleh para pengunjung yang datang menyapa. Keduanya pernah tinggal bersama, berbagi pola makan dan kebiasaan yang sama, hingga akhirnya berpulang pada usia yang sama persis.

Netkeiba

Kini, di usia 20 tahun, Nakayama Festa telah pergi. Namun, kenangan tentang sosok *underdog* yang melesat kencang di trek lurus Takarazuka, serta pertarungan sengitnya melawan Workforce hingga garis finis di Longchamp, akan selalu abadi dalam sejarah panjang pacuan kuda Jepang dan dunia.

Sponsored Ad
Kilas Balik Prestasi Emmera Sakti PM, Langganan Podium, Tembus Panggung Nasional, Akhirnya Berlari di Keabadian Kilas Balik Prestasi Emmera Sakti PM, Langganan Podium, Tembus Panggung Nasional, Akhirnya Berlari di Keabadian

Kilas Balik Prestasi Emmera Sakti PM, Langganan Podium, Tembus Panggung Nasional, Akhirnya Berlari di Keabadian

Emmera Sakti PM, kuda berbakat asal Sumatra Barat yang sudah berada di Pasir Mas Stable, Jawa Timur pada tahun 2026.

Read More
Kabar Duka dari Dunia Pacuan Kuda, Emmera Sakti PM Tutup Usia Kabar Duka dari Dunia Pacuan Kuda, Emmera Sakti PM Tutup Usia

Kabar Duka dari Dunia Pacuan Kuda, Emmera Sakti PM Tutup Usia

Read More
Nakayama Festa Tutup Usia di Umur 20 Tahun: Sang Kuda 'Kuda Hitam' Pemenang Takarazuka Kinen yang Hampir Menaklukkan Prix de l’Arc de Triomphe Nakayama Festa Tutup Usia di Umur 20 Tahun: Sang Kuda 'Kuda Hitam' Pemenang Takarazuka Kinen yang Hampir Menaklukkan Prix de l’Arc de Triomphe

Nakayama Festa Tutup Usia di Umur 20 Tahun: Sang Kuda 'Kuda Hitam' Pemenang Takarazuka Kinen yang Hampir Menaklukkan Prix de l’Arc de Triomphe

Kabar duka dunia pacuan kuda: Nakayama Festa, pemenang Takarazuka Kinen 2010 dan runner-up Prix de l'Arc de Triomphe, tutup usia di umur 20 tahun.

Read More
Sponsored Ad
Arsari
Bangkit dari Musibah Hingga Drama Joki, di Balik Layar Zilong Rimboka Jadi Nomor 1 di Indonesia Derby 2026 Bangkit dari Musibah Hingga Drama Joki, di Balik Layar Zilong Rimboka Jadi Nomor 1 di Indonesia Derby 2026

Bangkit dari Musibah Hingga Drama Joki, di Balik Layar Zilong Rimboka Jadi Nomor 1 di Indonesia Derby 2026

Read More
Dari Dari

Dari "Putri MBG" Hingga "Hello Kitty" Nama-nama Unik dari IHR Mederka Cup 2026

Ada juga kuda dengan nama Gemoyy dan Bedtadin di IHR Merdeka Cup 2026 mendatang.

Read More
Hasil Drawing Kelas Remaja IHR Merdeka Cup 2026: 13 Ekor Kuda Incar Momentum untuk Bertarung di Nasional Hasil Drawing Kelas Remaja IHR Merdeka Cup 2026: 13 Ekor Kuda Incar Momentum untuk Bertarung di Nasional

Hasil Drawing Kelas Remaja IHR Merdeka Cup 2026: 13 Ekor Kuda Incar Momentum untuk Bertarung di Nasional

Read More
Sponsored Ad
Menanti Gebrakan Medina Balipa, Calon Jagoan Derby dari Sumbar Menanti Gebrakan Medina Balipa, Calon Jagoan Derby dari Sumbar

Menanti Gebrakan Medina Balipa, Calon Jagoan Derby dari Sumbar

Medina Balipa memang minim pengalaman di race. Namun, satu-satunya race yang dia jalani di kelas 2 tahun, berakhir menjadi juara.

Read More
Rangagam Town dan Our Asia Absen Jadi Calon Derby di  IHR Merdeka Cup 2026 Payakumbuh Rangagam Town dan Our Asia Absen Jadi Calon Derby di  IHR Merdeka Cup 2026 Payakumbuh

Rangagam Town dan Our Asia Absen Jadi Calon Derby di IHR Merdeka Cup 2026 Payakumbuh

Dua kuda calon Derby 2027 itu akan absen dari race di kampung halaman karena alasan berbeda. Rangagam Town karena pemulihan cedera, sementara Our Asia pindah ke stable di Jakarta.

Read More
Hennessy Angel Mencari Peruntungan dan Momentum Juara di Tanah Minang Hennessy Angel Mencari Peruntungan dan Momentum Juara di Tanah Minang

Hennessy Angel Mencari Peruntungan dan Momentum Juara di Tanah Minang

Masuk ke tahun Derby, Hennessy Angel berharap dapat mengubah peruntungan dan merajut asa lewat race divisi II Calon Derby IHR Merdeka Cup 2026.

Read More
Sponsored Ad
Forever Young Stays Ahead Halfway in Japan’s 2026 Four-Year-Old and Up Dirt Rankings After Historic Saudi Cup Repeat Forever Young Stays Ahead Halfway in Japan’s 2026 Four-Year-Old and Up Dirt Rankings After Historic Saudi Cup Repeat

Forever Young Stays Ahead Halfway in Japan’s 2026 Four-Year-Old and Up Dirt Rankings After Historic Saudi Cup Repeat

Forever Young leads Japan's 2026 Four-Year-Old & Up Dirt Rankings after repeating his Saudi Cup win.

Read More
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 2 IHR Merdeka Cup 2026: Pembuktian Diri Para Calon Derby Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 2 IHR Merdeka Cup 2026: Pembuktian Diri Para Calon Derby

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 2 IHR Merdeka Cup 2026: Pembuktian Diri Para Calon Derby

Di IHR Cup 2025, King Asva (dh. Raja Bhayangkara) merajut asa dari Calon Derby Divisi 2, hingga menjadi penantang Indonesia Derby 2026.

Read More
Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR IHR Cup 2026: Full Gate Mencari Jagoan Baru Kuda Sumbar Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR IHR Cup 2026: Full Gate Mencari Jagoan Baru Kuda Sumbar

Hasil Drawing Kelas 3 Tahun Derby div 1 IHR IHR Cup 2026: Full Gate Mencari Jagoan Baru Kuda Sumbar

Nama Zara Dynamite, Madina Balipa, Ameera Nagura menjadi tiga dari delapan kuda yang bertarung di kelas utama, pertarungan jarak 1.400 M ini

Read More
Sponsored Ad
Bendang dan Wining Stable Rayakan Kelahiran Anak-anak Kuda Baru Bendang dan Wining Stable Rayakan Kelahiran Anak-anak Kuda Baru

Bendang dan Wining Stable Rayakan Kelahiran Anak-anak Kuda Baru

Awal Agustus 2026 Bendang sudah menyambut kelahiran enam anak kuda sementara Wining Stable merayakan kelahiran dua anak kuda mereka.

Read More
Lari Penutupan Karier Romantic Spartan dan She's Coming di Indonesia Derby 2026 Lari Penutupan Karier Romantic Spartan dan She's Coming di Indonesia Derby 2026

Lari Penutupan Karier Romantic Spartan dan She's Coming di Indonesia Derby 2026

Romantic Spartan dan She's Coming memulih Indonesia Derby 2026 sebagai panggung last dance mereka di pacuan kuda Indonesia.

Read More
Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026 Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

Meisho Tabaru Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Empat Tahun ke Atas Jepang Paruh Pertama 2026

Kemenangan Meisho Tabaru di Takarazuka Kinen 2026 membawa dampak besar terhadap keunggulan sementara ini.

Read More
Sponsored Ad
Bow Echo Bows Out With Unbeaten Record and G1 Treble After Training Setback Bow Echo Bows Out With Unbeaten Record and G1 Treble After Training Setback

Bow Echo Bows Out With Unbeaten Record and G1 Treble After Training Setback

With a spotless race record and three G1 wins, Bow Echo retires at the peak of his career after suffering a training setback.

Read More
Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Merdeka Cup 2026 Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Merdeka Cup 2026

Gelanggang Kubu Gadang: Menakar Gengsi dan Menundukkan Sejarah di IHR Merdeka Cup 2026

Lebih dari sekadar pacuan, IHR Merdeka Cup 2026 di Gelanggang Kubu Gadang Payakumbuh adalah adu gengsi dan pelestarian tradisi. Persaingan 15 kelas berebut total hadiah Rp450 juta akan pada 23 Agustus.

Read More
Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Merdeka Cup 2026 Payakumbuh Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Merdeka Cup 2026 Payakumbuh

Sudah Pulang ke Bukittinggi, Sir Orbit Masih Belum Fit untuk IHR Merdeka Cup 2026 Payakumbuh

Sir Orbit sempat mengalami masalah peradagan di kaki kanan depannya. Cedera itu belu pulih total dan membuat dia kembali menepi untuk IHR Cup 2026 Payakumbuh.

Read More
Sponsored Ad
KAI
Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

Finger Finish di Puncak Pemeringkatan Kuda Dirt Tiga Tahun Jepang Paruh Pertama 2026 Setelah Melengkapi Dirt Double

Finger memuncaki Peringkat Kuda Dirt 3 Tahun Jepang 2026 usai menjuarai Haneda Hai dan Tokyo Derby. Simak analisis dan daftar lengkap pemeringkatan JRA!

Read More
Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Tingkatkan Standarisasi Pelatih, Komisi HBA & Tent Pegging PP PORDASI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pelatih Nasional

Komisi HBA PP PORDASI gelar Pelatihan Pelatih Nasional di PORDASI HQ dan Al Kahfi Stable. Diikuti 30 peserta, bahas PO 13, sport science, dan horse welfare.

Read More
Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027 Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027

Bintang-Bintang Muda Saratoga yang Berpotensi Menuju Kentucky Derby 2027

Saratoga mulai melahirkan kandidat Kentucky Derby 2027. Powerline, The Good Life, dan sejumlah kuda muda berbakat menjadi sorotan musim panas ini.

Read More
Sponsored Ad
Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik

Lovcen Puncaki Peringkat Kuda Turf Usia Tiga Tahun Jepang Setelah Raih Dua Gelar Klasik

Sanf Double Crown 2026, Lovcen saat ini menjadi kuda usia 3 tahun paling bersinar di lintasan turf Jepang.

Read More
Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Copano Rickey: Raja Dirt Jepang yang Membawa Feng Shui ke Uma Musume

Dengan rekor 11 kemenangan di lintasan dirt Jepang, Copano Rickey adalah salah satu kuda terhebat di Negeri Sakura

Read More
Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Merdeka Cup Payakumbuh 2026 Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Merdeka Cup Payakumbuh 2026

Mudik Setelah Indonesia Derby 2026, Volcanic dan Hennessy Angel Siap Berlaga di IHR Merdeka Cup Payakumbuh 2026

Keduanya sempat turun di kelas finalis maupun non-finalis IHR Indonesia Derby 2026. Kini telah pulang ke Sumbar, keduanya bakal meramaikan IHR Merdeka Cup Payakumbuh 2026.

Read More
Sponsored Ad
Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026 Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Liban Agogo dan Medina Balipa Siap Curi Perhatian di IHR Cup Payakumbuh 2026

Dua kuda yang banyak menjajal pacuan lokal Sumbar ini akan menjajal kelas Calon Derby di IHR Cup 2026.

Read More