test

Better experience in portrait mode.
Foto Finis antara Mythical Bay dan Magnetude di Newmarket, Inggris

Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

SARGA.CO – Hanya beberapa sentimeter, atau bahkan mungkin hanya perbedaan yang tampak seperti satu piksel di layar. Itulah yang memisahkan Mythical Bay dan Magnetude pada sebuah handicap race di Newmarket, Inggris, pada akhir pekan pertama Juli 2026.

Butuh sekitar lima menit bagi juri untuk menetapkan hasil resmi. Selama menunggu keputusan, perdebatan bermunculan. Ada yang menganggap hasilnya seharusnya dead heat (seri), sementara pelatih Magnetude bahkan sempat mempertimbangkan mengajukan banding karena menilai foto finis yang ditampilkan kurang jelas.

Kontroversi tersebut kembali mengingatkan bahwa teknologi foto finis merupakan salah satu perangkat paling penting dalam olahraga pacuan kuda modern. Ketika mata manusia sudah tidak mampu membedakan siapa yang lebih dahulu mencapai garis finis, keputusan akhirnya berada di tangan kamera berkecepatan tinggi.

Apa Itu Foto Finis?

Foto finis adalah sistem pencitraan berkecepatan tinggi yang dirancang khusus untuk menentukan urutan kuda saat melintasi garis finis.

Berbeda dengan kamera biasa yang mengambil satu gambar dalam satu waktu, kamera foto finis hanya "mengamati" garis finis. Kamera ini merekam garis tersebut secara terus-menerus dengan kecepatan sangat tinggi sehingga menghasilkan rangkaian gambar berdasarkan waktu setiap objek melewati garis.

Karena itulah foto finis sering terlihat tidak biasa. Latar belakang dapat tampak memanjang, sementara tubuh kuda seolah berubah bentuk. Gambar tersebut bukan foto satu momen, melainkan representasi waktu ketika setiap bagian tubuh kuda melewati garis finis.

Mengapa Penentuan Pemenang Bisa Sangat Tipis?

Dalam peraturan pacuan kuda, pemenang ditentukan oleh bagian paling depan kepala kuda, yaitu ujung hidung, yang pertama kali melewati garis finis. Artinya, bukan kaki, leher, maupun tubuh yang menjadi acuan.

Pada balapan dengan margin kemenangan nose (hidung), selisih tersebut hanya terpaut beberapa sentimeter. Dalam kondisi tertentu, perbedaan itu baru dapat dipastikan setelah gambar diperbesar dan dianalisis oleh judge menggunakan sistem foto finis.

Karena itu pula proses penentuan hasil tidak selalu berlangsung cepat. Semakin rapat posisi para peserta, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk memastikan urutan finis.

Kasus Mythical Bay di Newmarket

Kontroversi di Newmarket menjadi contoh nyata bagaimana teknologi foto finis bekerja sangat keras dan bahkan mungkin masih tidak memberi jawaban yang diharapkan. 

Berdasarkan laporan Sporting Life, Mythical Bay yang ditunggangi Callum Hutchinson berhasil mengejar Magnetude pada beberapa langkah terakhir sebelum akhirnya dinyatakan menang dengan margin nose.

Namun keputusan tersebut baru diumumkan sekitar lima menit kemudian.

Menurut laporan Racing Post, pelatih Magnetude, James Owen, menilai foto yang ditampilkan di ruang steward memperlihatkan hidung Mythical Bay dalam kondisi buram, sementara garis hidung kudanya terlihat lebih jelas. Ia pun sempat menyatakan akan mempertimbangkan mengajukan banding.

RaceTech

Perdebatan juga muncul di siaran langsung ITV ketika pembawa acara Ed Chamberlin menyebut duel tersebut tampak seperti dead heat karena hampir mustahil dibedakan dengan mata telanjang.

Akhir Kontroversi, Batal Ada Banding

Sehari kemudian, James Owen memutuskan menerima hasil resmi.

Berdasarkan laporan The Sun, Owen menjelaskan bahwa gambar yang ia lihat di ruang steward merupakan hasil pembesaran digital sehingga kualitasnya tampak menurun dibandingkan gambar asli yang digunakan judge.

Ia mengatakan persoalan utamanya bukan pada keputusan juri, melainkan bagaimana bukti visual tersebut diperlihatkan kepada peserta balapan.

Dalam acara Luck On Sunday, Owen berharap ke depan otoritas pacuan kuda dapat menunjukkan bukti yang lebih jelas apabila kemenangan memang hanya ditentukan oleh selisih yang sangat kecil.

Kasus Newmarket menjadi gambaran bahwa di era teknologi modern sekalipun, kemenangan dalam pacuan kuda masih dapat ditentukan oleh perbedaan yang nyaris tak terlihat oleh mata manusia. Di situlah foto finis memainkan peran penting untuk memastikan hasil akhir ditetapkan berdasarkan bukti visual yang paling akurat.

Yuk Tengok 'Dapur' Foto Finis di Indonesia's Horse Racing (IHR)

Sponsored Ad
Hasil Lengkap Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026, Kejutan Kelas Derby dan Pemula A/B Hasil Lengkap Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026, Kejutan Kelas Derby dan Pemula A/B

Hasil Lengkap Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026, Kejutan Kelas Derby dan Pemula A/B

Saga Serumpun, pemenang Triple Crown Serie 2 2026, Finisi di posisi 7, membuatnya masuk slot cadangan pada race, Minggu, 26 Juli 2026 mendatang.

Read More
Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa! Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa!

Tiga Legenda Pacuan Kuda yang Jarang Dibahas, Padahal Prestasinya Luar Biasa!

Read More
Taisei Atom Passes Away: The Son of Sakura Bakushin O and The Final Garnet Stakes Champion Taisei Atom Passes Away: The Son of Sakura Bakushin O and The Final Garnet Stakes Champion

Taisei Atom Passes Away: The Son of Sakura Bakushin O and The Final Garnet Stakes Champion

Read More
Sponsored Ad
Sosok The Fox, Pelatih Jenius yang Melahirkan Tiga Legenda Pacuan Kuda Dunia Sosok The Fox, Pelatih Jenius yang Melahirkan Tiga Legenda Pacuan Kuda Dunia

Sosok The Fox, Pelatih Jenius yang Melahirkan Tiga Legenda Pacuan Kuda Dunia

Read More
Dua Kali Jadi Horse of the Year! Curlin Membuktikan Seorang Juara Tak Harus Menang Kentucky Derby Dua Kali Jadi Horse of the Year! Curlin Membuktikan Seorang Juara Tak Harus Menang Kentucky Derby

Dua Kali Jadi Horse of the Year! Curlin Membuktikan Seorang Juara Tak Harus Menang Kentucky Derby

Read More
PORDASI Serahkan Rintangan Ex Asian Games 2018 ke DIY, Perkuat Pembinaan Atlet Equestrian Daerah PORDASI Serahkan Rintangan Ex Asian Games 2018 ke DIY, Perkuat Pembinaan Atlet Equestrian Daerah

PORDASI Serahkan Rintangan Ex Asian Games 2018 ke DIY, Perkuat Pembinaan Atlet Equestrian Daerah

PP PORDASI menyerahkan rintangan ex Asian Games 2018 kepada PENGPROV PORDASI DIY untuk memperkuat pembinaan atlet equestrian dan meningkatkan kualitas fasilitas pertandingan di daerah.

Read More
Sponsored Ad
Kitasan Black Reaches Another Milestone as Big Imagination Becomes First Overseas-Trained Winner Kitasan Black Reaches Another Milestone as Big Imagination Becomes First Overseas-Trained Winner

Kitasan Black Reaches Another Milestone as Big Imagination Becomes First Overseas-Trained Winner

Read More
Penyisihan Indonesia Derby 2026: Heat 1 vs Heat 2 Mana yang Lebih Berat? Penyisihan Indonesia Derby 2026: Heat 1 vs Heat 2 Mana yang Lebih Berat?

Penyisihan Indonesia Derby 2026: Heat 1 vs Heat 2 Mana yang Lebih Berat?

Heat 1 berisi banyak kuda juara sementara Heat 2 berisikan Saga Serumpun dan Nara Eclipse yang selalu naik podium pada tahun 2026.

Read More
Calandagan Bangkit dari Epsom, Cetak Sejarah dengan Gelar Kedua Grand Prix de Saint-Cloud Calandagan Bangkit dari Epsom, Cetak Sejarah dengan Gelar Kedua Grand Prix de Saint-Cloud

Calandagan Bangkit dari Epsom, Cetak Sejarah dengan Gelar Kedua Grand Prix de Saint-Cloud

Calandagan bangkit dari kegagalan di Coronation Cup dengan menjuarai Grand Prix de Saint-Cloud 2026. Ia menjadi gelding pertama yang dua kali memenangkan balapan Group 1 bergengsi tersebut.

Read More
Sponsored Ad
Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 Berakhir Sukses, Persaingan Elite Warnai Arena Arthayasa

Indonesian Grand Prix 2026 resmi berakhir di Arthayasa Stable, Depok. Teuku Rifat Renanda Harsya dan Jendry Palandeng menjadi juara pada dua kelas show jumping paling bergengsi.

Read More
Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Hasil Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Peluang Sulut Paling Besar dengan 6 Kuda Kelas Derby

Sulawesi Utara membawa kuda Kelas Derby terbanyak diikuti Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Jawa barat, Sumatra Barat punya lebih dari satu ekor kuda sementara Jakarta dan Sumatra Utara berharap pada seekor kuda.

Read More
Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026 Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Siap Tempur! Sulut Turunkan 24 Kuda pada Indonesia Derby 2026

Kontingen Sulut membawa 24 kuda ke Indonesia Derby 2026. Nama-nama seperti Nara Eclipse, Kamaka Eclipse, dan Monochrome siap memburu gelar juara.

Read More
Sponsored Ad
'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara 'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

'Simulasi' Perempat Final Piala Dunia di Pacuan Kuda, Spanyol Keluar sebagai Juara

Happy Valley Eight to Glory yang merupakan inovasi pacuan kuda dari Hongkong Jockey Club, menjadi pacuan delapan kuda. Forza Toro bersama Joki Joao Moreira menjadi pemenang dengan mewakili Tim Spanyol.

Read More
Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Belajar Teknologi Foto Finis Pacuan Kuda dari Kontroversi Garis Finis di Inggris

Kontroversi foto finis antara Mythical Bay dan Magnetude di Newmarket menjadi contoh menarik untuk memahami cara kerja teknologi foto finis dalam menentukan pemenang pacuan kuda.

Read More
Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Hasil Lengkap Drawing Babak Final Kelas THB INA dan 4 Tahun C/D Indonesia Derby 2026: 3 Kelas untuk Kontingen Berburu Poin

Read More
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio Menang Dominan, Tak Terbendung di Lintasan Lurus Menuju Finis

Ravelio tampil dominan untuk memenangi balapan dengan keunggulan lima panjang kuda atas P. Musang King. Duel ketat P. Super Montong dan Putri Jelita berebut posisi ketiga juga kian panas.

Read More
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula C/D Indonesia Derby 2026: Paling Ketat, 35 Ekor Kuda Cari 12 Tiket Putaran Final

Roman the King, Scarlett the Queen, Matteo, Alexandra Aesthetic, Remo Eclipse akan bersaing dengan 30 kuda lain berebut 12 tiket babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Read More
Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Hasil Drawing Penyisihan Kelas 4 Tahun A/B Indonesia Derby 2026: Alumni Derby 2025 Membuktikan Diri, Melepas Bayang-bayang King Argentin

Princess Gavi, Romantic Spartan, Duke BB, Romeo Berjaya, Centauri, Khasmir BB, dan Manik Siwa melepas diri dari bayang-bayang King Argentin yang identik dengan kuda Derby angkatan 2025

Read More
Sponsored Ad
Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Wanita di Balik Foto-foto Ikonik Pacuan Kuda Dunia

Read More
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Pemula A/B Indonesia Derby 2026: Ketat, 32 Ekor Kuda Berebut 12 Posisi di Putaran Final

Marino the King, Red Sparta, dan Alarcos Nagari akan bertarung mencoba menjadi yang terbaik di kuda-kuda debutan angkatan 2026 ini.

Read More
Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Hasil Drawing Penyisihan Kelas Remaja Indonesia Derby 2026: 14 Ekor Kuda Berebut Tiket ke Final

Fiona of Khalim, Kana Eclipse, Miss Kimberly, dan 11 ekor kuda lainnya akan beradu cepat untuk memastikan tiket ke babak final IHR Indonesia Derby 2026.

Read More
Sponsored Ad
Arsari
Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Hasil Lengkap Drawing Babak Penyisihan Indonesia Derby 2026: Sejumlah Nama Besar Absen, 23 Kuda Kelas Derby Berebut Kesempatan Jadi Abadi

Saga Serumpun, King Asva, Aurora of Khalim, Nara Eclipse, Monochorome, akan bertarung dengan kuda-kuda tangguh usia 3 tahun lainnya untuk mengamankan tiket ke babak Indonesia Derby 2026.

Read More
Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru? Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Di Balik Sukses Uma Musume, Kini Sang Kreator Bangun Studio Sendiri, Siapkan Game Baru?

Read More
Queens That Never Met: Rachel Alexandra vs. Zenyatta Queens That Never Met: Rachel Alexandra vs. Zenyatta

Queens That Never Met: Rachel Alexandra vs. Zenyatta

Read More
Sponsored Ad
Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

Begini Aturan Kontingen di Kejurnas PORDASI: Menempel ke Kuda, Bukan Stable

PP PORDASI menegaskan kontingen dalam Kejurnas Pacuan Kuda menempel pada kuda, bukan stable. Kuda peserta Seri 1 wajib membela daerah yang sama pada Seri 2.

Read More