SARGA.CO - Drama terjadi jelang finish race keempat belas kejuaraan Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Pordasi Seri II 2026 yang berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Maesa Tompasi, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu, 24 Oktober 2026. Sebagai laga utama, Race Kelas A Super Sprint - 1.300 Meter nyaris menghadirkan perebutan juara di beberapa meter dari titik pantau finish.
Persaingan ketat terjadi antara kuda Sun Power Nagari dan Nara Eclipse yang bersaing ketat memperebutkan memperebutkan Piala Arsari Tambang dengan total hadiah terbesar senilai 90 juta ini. Race keempat belas ini diikuti oleh lima ekor kuda dari 3 kontingan berbeda yaitu Surya BB dan Chagar BB asal Blue Blood Stable dari Papua Selatan, Sun Power Nagari dan Nara Eclipse dari Sulut, dan La Dea ASsthabrata dari Jawa Timur.
Namun saat perlombaan berlangsung, pacuan hanya diikuti oleh empat ekor kuda setelah La Dea Asthabrata dinyatakan scratch oleh Dewan Steward.
Meski berkurang satu peserta, persaingan di laga utama ini berlangsung sangat sengit dan penuh kejutan. Saat starting gate dibuka, seluruh kuda memulai start dengan sempurna sehingga membuat keempat kuda melaju side by side dengan posisi kuda Sun Power dan Surya BB cukup diuntungkan karena melaju dari sisi bagian dalam lintasan.
Posisi leading terdepan baru bisa terlihat ketika kuda-kuda melaju beberapa meter dari start. Sun Power Nagari yang melaju dari gate 4 dan Surya BB yang memegang nomor pelana 1 memimpin leading terdepan disusul Nara Eclipse bersama Meikel Soleran yang terus memantau dengan ketat dua kuda di depannya sepanjang awal perlombaan.
Peluang datang saat Sun Power Nagari dan Surya BB tengah sibuk bersaing mempertahankan posisi terdepan. Nara Eclipse yang sedari tadi mengawasi dari belakang melihat celah dari sisi luar dan berhasil melewati Surya BB yang harus merelakan posisi keduanya.
Peta persaingan memperebutkan Piala Arsari Tamban pun berubah menjadi aksi balap antara Nara Eclipse dan Sun Power Nagari. Mengetahui kemunculan pesaingnya yang sudah melaju kencang, joki Falentino Sangian tak mau menyerahkan begitu saja posisi terdepan yang sudah diraihnya.
Dengan cambuk yang sudah turun, Falentino mendorong kudanya untuk melaju lebih kencang. Adu kecepatan pun terjadi jelang garis finish. nara Eclipse yang sudah dalam kecepatan puncak berhasil mendekati Sun Power Nagari dan bertanding side by side.
Namun hingga garis finish, Falentino Sangian berhasil mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan tipis dengan selisih jarak hanya selebar hidung kuda saja. Kemenangan ini membuat Sun Power Nagari berhak membawa pulang Piala Arsari Tambang yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum PP PORDASI, Aryo PS Djojohadikusumo
Inilah pemenang race XUV Kelas A Super Sprint - 1.300 Meter:
Juara I : Sun Power Nagari dari Sulut asal Keeply Stable
Juara II : Nara Eclipse dari Sulut asal Eclipse Stable
Juara III : Surya BB dari Papua Selatan asal Blue Blood Stable
Install SARGA.CO News
sarga.co