SARGA.CO - Kuda-kuda dari kontingan Sulawesi Utara (Sulut) nyaris menguasai podium juara pada Race X hingga XII di Kejuaraan Indonesia's Horse Racing (IHR) Kejurnas Pacuan Kuda PORDASI Seri II 2026 yang digelar di Lapangan Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Sulut, Sabtu 14 Oktober 2026.
Rekor nyaris sempurna itu gagal terukir setelah kuda dari Jawa Tengah asal Tombo Ati Stable mencuri gelar juara I di Race XI yang mempertandingkan kelas C - 1.200 Meter. Kuda , Abrantes Nagari, wakil dari Sulut di race yang memperebutkan Piala Japfa dengan total hadiah Rp50 juta hanya mampu tampil sebagai juara kedua.
Keperkasaan kuda Sulut dimulai lewat Atienza Nagari yang tampil sebagai pemenang di Race X Kelas D - 1.400 Meter yang memperebutkan Piala Arsari Tambang dengan total hadiah Rp40 juta.
Memulai perlombaan dengan leading pertama, kuda betina setinggi 150 cm bersaing ketat dengan kuda Alika dari Maesa Stable dan legolas dari Berlian Stable.
Keunggulan Atienza Nagari mulai tampak saat kuda hasil perkawinan Da Vinci Eclipse dan Queen Toro itu meninggalkan para pesaingnya untuk bersaing bersama Legolas di barisan terdepan.
Namun kuda hasil ternak Bendang Stable yang tampil bersama joki Falentino Sangian itu terlalu kuat bagi Legolas sehingga bisa melewati garis finish pertama dan menerima Piala Arsari Tambang yang diserahkan Sang Komisaris, Nico Kanter.
Inilah pemenang Race X Kelas D - 1.400 Meter:
Juara I : Atienza Nagari dari Sulut asal Bullion 99 Stable
Juara II : Legolas dari Jakarta asal Berlian Stable
Juara III : Red Clover dari Sulawesi Tengah asal Alvin Stable
Kemenangan juga hampir diraih kuda asal Sulut di Race XI Kelas C - 1.600 Meter yang memperebutkan Piala JAPFA dengan total hadiah Rp50 juta. Diikuti enam peserta, kuda Abrantes Nagari harus mengakui kecepatan dari Ya Tarim T.A yang memang tampil sebagai unggulan di kelas tersebut.
Asa kemenangan sebetulnya sempat menmghampiri saat Abrantes Nagari memimpin leading pertama setelah bendera start dikibarkan. Menguntit di belakang adalah kuda Ya Tarim T.A dan Sultan Nagari yang berasal dari kontingen Pulau Jawa.
Keunggulan Abrantes Nagari sayangnya hilang di depan mata saat jarak lomba menyisakan 100 meter jelang finish. Kuda Ya Tarim T.A yang memiliki darah juara dari Tuscaloosa dan Jennyata sedari tadi sudah menguntit untuk mencuri kesempatan merebut posisi terdepan.
Lewat kecepatan yang terus bertambah, kuda jantan merah berusia 5 tahun dengan tinggi 154 cm itu berhasil mengambil alih pimpinan lomba dengan jarak hanya setengah panjang kuda. Namun Abranbtes Nagari tak mau menyerah begitu saja.
Dua kuda ini bersaing ketat dengan melaju side by side hingga garis finish. Namun Ya Tarim T.A yang berlari lebih kencang berhasil menyentuh garis finish terlebih dahulu untuk membawa pulang Piala JAPFA yang diserahkan oleh Area Sales Manager Fortis Japfa Sulawesi, Dimas.
Inilah pemenang Race XI kelas D - 1.400 Meter
Juara I : Ya Tarim T.A dari Jawa Tengah asal Tombo Ati Stable
Juara II : Abrantes Nagari dari Sulut asal Bendang Stable
Juara III : Sultan Nagari dari Jawa Barat asal Aragon Stable
Kegagalan kontingen Sulut meraih juara pertama dibalas pada race XII Kelas V - 1.850 meter yang memperebutkan Piala Wondr by BNI dengan total hadiah Rp70 juta. Diikuti 5 peserta, Melasti asal Miranda Stable tampil sebagai juara lewat persaingan ketat antar sesama Kuda Sulut.
Race XII ini berlangsung sengit sejak awal perlombaan. Keenam kuda melaju dengan start sempurna hingga membuat awal pacuan dipenuhi aksi peserta yang bergerombol memperebutkan posisi terdepan. Persaingan mulai mencair saat Kancil Mas T.A di pertengahan lomba berhasil memimpin lomba dengan selisih setengah panjang kuda dari pesaingnya, Melasti.
Namun lomba kembali memanas saat Agatha Star dan Maesa Rex King mulai menyusul hingga membuat persaingan leading terdepan menjadi sengit.
Adu strategi akhirnya berlangsung dengan keputusan Jonathan Langi yang membawa Agatha Star mencoba mencuri peluang dari sisi dalam diikuti Maesa Rex King.
Strategi ini terbukti berhasil saat Agatha Star melewati tikungan dan merebut posisi kedua dari Kancil Mas T.A. Kini persaingan merebut juara menjadi ajang adu kekuatan dua kuda Sulut yaitu Agatha Star dan Melasti yang terlebih dahulu memimpin lomba.
Persaingan kedua kuda Sulut itu terus berlangsung hingga garis finis dan dimenangkan oleh Melasti dengan selisih jarak hanya setengah panjang kuda. Kuda keturunan dari De Lago King dan Masaru ini berhak atas Piala Wondr by BNI yang diserahkan Gracia E. Karamoy, selaku Regional Transactional and Consumer Head BNI.
Inilah Pemenang Race XII Kelas B - 1.850 Meter
Juara I : Melasti dari Sulut asal Miranda Stable
Juara II : Agatha Star dari Sulut asal jatinim Indah Stable
Juara III : Kancil Mas T.A dario Jawa tengah asal Tombo Ati Stable
Install SARGA.CO News
sarga.co