SARGA.CO – Daryz kembali membuat sejarah di ajang paling bergengsi pacuan kuda Eropa. Kuda besutan Francis-Henri Graffard itu sukses mempertahankan gelar Prix de l’Arc de Triomphe setelah tampil gemilang di ParisLongchamp, Minggu 4 Oktober 2026.
Ditunggangi Mickael Barzalona yang merupakan jebolan AFASEC, Daryz melesat dari posisi belakang dan menyerbu lewat sisi luar lintasan sebelum mengalahkan Bay City Roller dengan keunggulan 1¼ panjang. Kemenangan ini membuat Daryz menjadi colt pertama dalam hampir 50 tahun yang mampu menjuarai Arc dua tahun berturut-turut.
Daryz sebelumnya sudah mencatat sejarah dengan kemenangan pada Arc 2025. Kini, ia bergabung dengan kelompok elite kuda yang pernah mencetak kemenangan beruntun di ajang tersebut. Sebelum Daryz, prestasi serupa terakhir kali dilakukan Alleged pada 1977 dan 1978.
Nama-nama legendaris lain yang pernah melakukan hal sama adalah Ksar (1921-1922), Tantième (1950-1951), dan Ribot (1955-1956). Dari kalangan kuda betina, Trêve dan Enable juga pernah mencatat dua kemenangan beruntun pada 2013-2014 dan 2017-2018.
Daryz turun sebagai favorit utama di antara 16 peserta. Namun, balapan tidak berjalan sesuai skenario awal. Barzalona memilih menempatkan Daryz di bagian belakang rombongan saat para peserta melaju dalam tempo yang relatif lambat. Di sisi lain, Bay City Roller justru bergerak lebih agresif dan mengambil posisi depan.
Memasuki lintasan lurus, Bay City Roller melancarkan serangan dan sempat terlihat memiliki peluang besar untuk merebut kemenangan. Kuda asuhan George Scott itu sebelumnya juga finis kedua di belakang Daryz dalam Prix Foy.
Namun, Daryz belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya.Barzalona menggeser Daryz ke sisi luar lintasan. Seketika, kecepatannya meningkat drastis. Dalam hitungan detik, jarak dengan pemimpin lomba terpangkas dan Daryz mengambil alih kendali pada furlong terakhir.
Ia kemudian menjauh dari para pesaing untuk mengamankan kemenangan keduanya di Arc. Bay City Roller finis kedua, sementara Diamond Necklace berada di posisi ketiga.
Kemenangan kali ini semakin menegaskan bahwa sukses Daryz pada 2025 bukan kebetulan. Musim 2026 dijalaninya dengan sangat konsisten. Daryz membuka tahun dengan kemenangan G1 Prix Ganay, kemudian menambah gelar Prix d’Ispahan. Ia sempat finis ketiga di Prince of Wales’s Stakes pada Royal Ascot sebelum kembali ke Prancis.
Di Prix Foy, Daryz kembali tampil dominan dengan mengalahkan Bay City Roller. Hasil tersebut membuatnya datang ke Longchamp sebagai favorit utama dan ia membuktikan status tersebut dengan kemenangan meyakinkan.
Kini, Daryz memiliki catatan delapan kemenangan dari 11 penampilan, termasuk empat kemenangan G1 dan dua gelar Prix de l’Arc de Triomphe.
Pelatihnya, Francis-Henri Graffard, pun tak ragu menyebut Daryz sebagai seorang juara. “He's a good horse, he's a champion,” kata Graffard seperti dikutip Racing Post.
Setelah mencatat kemenangan bersejarah, pertanyaan terbesar bukan lagi soal kemampuan Daryz di lintasan, melainkan apakah ia masih perlu melanjutkan karier balap. Princess Zahra Aga Khan, yang kini mengawasi operasi pembiakan keluarga Aga Khan, memberi sinyal bahwa Daryz mungkin segera pensiun untuk menjadi pejantan.
Menurutnya, mempertahankan Daryz di lintasan selama satu musim lagi akan membawa risiko besar terhadap nilai dan masa depannya sebagai calon pejantan unggulan.
Graffard bahkan bercanda bahwa dirinya ingin melihat Daryz mencoba meraih gelar Arc untuk ketiga kalinya. Namun, ia menyadari peluang tersebut tampaknya kecil.
Keputusan tersebut cukup masuk akal. Daryz merupakan hasil breeding keluarga Aga Khan yang sangat berharga. Ia merupakan putra Sea The Stars, juara Arc 2009, dan Daryakana, pemenang Prix de Royallieu serta Hong Kong Vase. Ia juga merupakan saudara dari Dariyan, pemenang Prix Ganay 2016.
Dari kemenangan Arc 2025 hingga keberhasilan mempertahankan gelar pada 2026, Daryz kini telah menjelma menjadi salah satu bintang terbesar generasinya.
Jika benar segera pensiun, ia akan meninggalkan lintasan pada titik yang sangat tinggi: sebagai juara Arc dua kali dan bagian dari sejarah panjang salah satu balapan paling prestisius di dunia.
Install SARGA.CO News
sarga.co