test

Better experience in portrait mode.
AFASEC berdiskusi dengan pelatih kuda

AFASEC Dengarkan Suara Joki Indonesia: Regenerasi Ada, Panggungnya Masih Kurang

SARGA.CO - Upaya membangun ekosistem pacuan kuda profesional di Indonesia terus berlanjut. Setelah mengunjungi sejumlah stable di Jawa Tengah, delegasi AFASEC (Association de Formation et d’Action Sociale des Écuries de Courses) melanjutkan agenda kunjungan kerja mereka di Indonesia dengan menyambangi sejumlah institusi pendidikan di Yogyakarta pada Jumat (12/6/2026).

Kunjungan tersebut kemudian ditutup dengan sesi diskusi round table yang mempertemukan perwakilan AFASEC dengan joki, pelatih, horse owner, dan pelaku industri pacuan kuda nasional. Forum ini menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang pengembangan sumber daya manusia (SDM) pacuan kuda Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, delegasi AFASEC menemukan fakta menarik bahwa sebagian besar joki Indonesia berkembang melalui jalur nonformal. Banyak joki memulai karier dengan belajar langsung dari orang tua, kerabat, atau lingkungan keluarga yang telah lebih dahulu berkecimpung di dunia pacuan kuda.

Praktik tersebut dinilai berbeda dengan sistem yang diterapkan di sejumlah negara maju, termasuk Prancis, yang memiliki sekolah khusus untuk mencetak joki, pelatih, hingga ofisial pacuan kuda melalui kurikulum pendidikan yang terstruktur.

Joki Berawal dari Groomer

Pelatih Eclipse Stable, Rully Soleran, menjelaskan bahwa pola regenerasi joki di Indonesia selama ini banyak dimulai dari profesi groomer.

Menurutnya, tidak sedikit groomer muda yang memiliki kemampuan dan bakat untuk berkembang menjadi joki. Setelah memiliki pengalaman dan prestasi, sebagian dari mereka bahkan berpotensi melanjutkan karier sebagai pelatih kuda.

Namun ia mengakui, salah satu tantangan terbesar bagi joki muda adalah minimnya kesempatan untuk tampil di lintasan pacu.

Menurut Rully, banyak horse owner masih lebih memilih menggunakan jasa joki yang sudah memiliki nama besar dan rekam jejak panjang dibanding memberikan kesempatan kepada talenta-talenta baru.

Akibatnya, sejumlah joki muda yang sebenarnya memiliki potensi kesulitan memperoleh pengalaman bertanding yang cukup untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Diskusi AFASEC dengan joki, pelatih, horse owner

Jumlah Pacuan Masih Terbatas

Pandangan serupa disampaikan horse owner Bendang Stable, Mario Bahar.

Ia menilai kehati-hatian para pemilik kuda dalam memilih joki merupakan hal yang wajar karena setiap perlombaan tentu para pemilik kuda berusaha memastikan kemenangan. Namun di sisi lain, kondisi tersebut membuat ruang bagi joki muda mengumpulkan pengalaman semakin sempit.

Mario juga menyoroti masih terbatasnya jumlah pacuan yang digelar setiap tahun di Indonesia.

Menurutnya, minimnya jumlah perlombaan membuat kesempatan bagi joki muda untuk mendapatkan pengalaman kompetitif menjadi semakin terbatas.

Karena itu, Mario menyambut positif inisiatif AFASEC untuk membantu membangun sistem pendidikan dan pengembangan profesi joki di Indonesia.

Diskusi AFASEC dengan joki, pelatih, horse owner

Ia juga menekankan pentingnya dukungan infrastruktur apabila Indonesia ingin memiliki industri pacuan kuda yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Menurut Mario, pembangunan kembali arena pacuan kuda berstandar internasional di Pulomas perlu menjadi perhatian karena dapat menjadi pusat kegiatan pacuan nasional sekaligus sarana pengembangan joki dan pelaku industri lainnya.

Selain itu, Mario mengusulkan agar rencana pembangunan pusat pendidikan atau sekolah joki juga mempertimbangkan faktor geografis.

Ia menyebut sebagian besar joki Indonesia berasal dari Sulawesi Utara. Karena itu, keberadaan cabang sekolah atau bahkan pusat pendidikan di wilayah tersebut dinilai dapat memperluas akses bagi calon-calon joki muda yang ingin meniti karier secara profesional.

Regenerasi Jadi Tantangan

Sementara itu, joki senior Dedi Suswanto turut memberikan perspektif dari sisi pelaku di lapangan.

Dengan pengalaman hampir tiga dekade berkarier sebagai joki, Dedi mengakui bahwa regenerasi merupakan tantangan nyata dalam industri pacuan kuda Indonesia. 

SARGA.CO

Kondisi tersebut memperkuat pandangan bahwa Indonesia membutuhkan sistem pembinaan yang lebih terstruktur agar proses regenerasi dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

Masukan dari para joki, pelatih, dan horse owner tersebut akan menjadi bahan evaluasi AFASEC dalam menyusun rekomendasi pengembangan SDM pacuan kuda Indonesia.

Hasil kunjungan ini juga diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kerja sama lanjutan antara SARGA.CO dan AFASEC, termasuk dalam rencana pembangunan pusat pelatihan dan pendidikan pacuan kuda yang mampu mencetak joki, pelatih, serta tenaga profesional berstandar internasional.
 

Podcast Pacuan Kuda

Sponsored Ad
Daftar Kuda Petarung Sulut yang Siap Ladenin Para Penantang di Tompaso Daftar Kuda Petarung Sulut yang Siap Ladenin Para Penantang di Tompaso

Daftar Kuda Petarung Sulut yang Siap Ladenin Para Penantang di Tompaso

Read More
Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga

Dari Atas Pelana hingga Samping Kuda, Begini Uniknya Sensasi Horse Yoga

Tren unik yang lagi happening nih, yuk coba!

Read More
Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu? Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu?

Di Lintasan Garang, di Close Friends Malah Bikin Ngakak! Siapa Joki Jagoanmu?

Read More
Sponsored Ad
Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda

Di Balik Aksi di Arena, Ini Risiko Cedera yang Mengintai Atlet Berkuda

Read More
Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia

Kuda Milik Indonesia Beraksi! Valentino Eclipse Cetak Kemenangan di Tanah Irlandia

Read More
Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia

Qatar Prix de l’Arc de Triomphe 2026 di TVRI, Panggung Besar Balap Kuda Dunia Hadir di Indonesia

Read More
Sponsored Ad
Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat! Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat!

Ghostzapper, Legenda dengan Karier Singkat!

Read More
Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan

Meiner Barbizon Akhirnya Pensiun: 283 Kali Berlari, 17 Tahun Bertahan

Seangkatan dengan Gold Ship.

Read More
Austrian Painter Renamed Merrylegs After Jockey Club Rules Name Offensive Austrian Painter Renamed Merrylegs After Jockey Club Rules Name Offensive

Austrian Painter Renamed Merrylegs After Jockey Club Rules Name Offensive

Read More
Sponsored Ad
Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda? Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda?

Kejurnas Seri 1 VS Seri 2, Apa Saja yang Beda?

Read More
POV: Habis Bensin di Tengah Balapan POV: Habis Bensin di Tengah Balapan

POV: Habis Bensin di Tengah Balapan

Read More
Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut  Derby 2026 Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut  Derby 2026

Alarcos Nagari Dominasi Kelas Calon Derby Sulut Derby 2026

Setelah berkelana dan mencatat prestasi di Pulau Jawa di usia pemulanya, Alarcos Nagari mengawali musim Derby-nya dengan kemenangan di kampung halaman, Sulut Derby 2026.

Read More
Sponsored Ad
KAI
Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026 Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026

Dramatis! Audirania Amanda Putri Merangsek hingga Final Dressage Asian Games 2026

Dari posisi ke-24.

Read More
Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia

Tim Eventing Indonesia Finish Peringkat 6 Asia

Read More
Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia

Tak Punya Mata, Kuda Ini Tetap Berlari hingga Pecahkan Rekor Dunia

Read More
Sponsored Ad
Penampakan Terkini Sirkuit Ancol Jelang FIA Rallycross World Cup 2026 Penampakan Terkini Sirkuit Ancol Jelang FIA Rallycross World Cup 2026

Penampakan Terkini Sirkuit Ancol Jelang FIA Rallycross World Cup 2026

Read More
Wonder Acute: The Stalwart Silver Collector Who Persevered and Now Paints in Retirement and in Uma Musume Wonder Acute: The Stalwart Silver Collector Who Persevered and Now Paints in Retirement and in Uma Musume

Wonder Acute: The Stalwart Silver Collector Who Persevered and Now Paints in Retirement and in Uma Musume

Read More
Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley

Saat Malam Hong Kong Berpacu di Happy Valley

Read More
Sponsored Ad
Sun Princess: Enam Kemenangan Beruntun dan Misi Super Sprint 2026 Sun Princess: Enam Kemenangan Beruntun dan Misi Super Sprint 2026

Sun Princess: Enam Kemenangan Beruntun dan Misi Super Sprint 2026

Sun Princess menunjukkan kebolehannya di lintasan sprint Sulut Derby 2026. Kini fokusnya menjadi juara di Super Sprint Kejurnas Seri 2 2026.

Read More
Pilih Favoritmu! Stiker Indonesia’s Horse Racing Bikin Chat Makin Seru Pilih Favoritmu! Stiker Indonesia’s Horse Racing Bikin Chat Makin Seru

Pilih Favoritmu! Stiker Indonesia’s Horse Racing Bikin Chat Makin Seru

Read More
Lovcen Survives Altramuz By A Nose in Kobe Shimbun Hai Ahead of Triple Crown Dream Lovcen Survives Altramuz By A Nose in Kobe Shimbun Hai Ahead of Triple Crown Dream

Lovcen Survives Altramuz By A Nose in Kobe Shimbun Hai Ahead of Triple Crown Dream

Double Crown winner Lovcen secures a narrow victory over Altramuz in the G2 Kobe Shimbun Hai, keeping his Triple Crown dream alive ahead of the Kikuka Sho.

Read More
Sponsored Ad
Arsari Tambang
Rose Kingdom: The Rose Family Prince Who Became Versailles’ Second Fence Destroyer in Uma Musume Rose Kingdom: The Rose Family Prince Who Became Versailles’ Second Fence Destroyer in Uma Musume

Rose Kingdom: The Rose Family Prince Who Became Versailles’ Second Fence Destroyer in Uma Musume

Read More
Palentino Sang Juara G1 Australia, Kini Punya Putri Bernama Palentina di Indonesia Palentino Sang Juara G1 Australia, Kini Punya Putri Bernama Palentina di Indonesia

Palentino Sang Juara G1 Australia, Kini Punya Putri Bernama Palentina di Indonesia

Read More
Hasil Lengkap Sulut Derby 2026: Zilong Tumbang, Sunpower yang Menang Hasil Lengkap Sulut Derby 2026: Zilong Tumbang, Sunpower yang Menang

Hasil Lengkap Sulut Derby 2026: Zilong Tumbang, Sunpower yang Menang

Selain kekecewaan Zilong, kuda angkatan 3 tahun dari Bendang Stable mulai unjuk gigi, sementara Sun Princess membuktikan keandalannya dan kesiapannya menjajal Super Sprint 2026.

Read More
Sponsored Ad
Epiphaneia: The Temperamental Champion, Legendary Sire and Fateful Uma Musume Star Epiphaneia: The Temperamental Champion, Legendary Sire and Fateful Uma Musume Star

Epiphaneia: The Temperamental Champion, Legendary Sire and Fateful Uma Musume Star

Read More